Posted on

4 Teknik SEO yang Harus Ditinggalkan di Tahun 2018

4 Teknik SEO yang Harus Ditinggalkan di Tahun 2018

Setiap tahun selalu ada perkembangan di dunia teknologi, tak terkecuali SEO (Search Engine Optimization). Jika kita ingin tetap bertahan di SERP, mau tidak mau harus meninggalkan aturan-aturan yang telah kadaluarsa. Sebab, setiap waktu search engine, terutama Google akan selalu memperbarui algoritmanya. Jangan sampai kurang mengindahkan hal ini karena bisa membuat Anda kalah dalam persaingan merebut peringkat pertama di mesin pencari.

Teknik SEO yang Kadaluarsa di Tahun 2018

Apa saja teknik SEO yang sudah melempem di tahun ini? Berikut ulasan lengkapnya:

Keyword Stuffing

Keyword stuffing atau optimasi kata kunci yang berlebihan masih banyak dilakukan oleh para blogger, bahkan yang berpengalaman sekalipun. Tapi, di tahun 2018, teknik ini tidak akan efektif untuk mengantarkan situs di halaman pertama SERP. Daripada hanya fokus pada keyword utama, lebih baik Anda menggunakan kata atau kalimat turunan untuk mendukungnya, yaitu long tail keywords. Ingat, bahwa keyword density atau kepadatan kata kunci yang ideal adalah 1-4% dari keseluruhan isi.

Backlink

Ini masih menjadi perdebatan di kalangan blogger, apakah pemakaiannya masih berpengaruh pada SERP atau tidak. Kalaupun tetap memberi efek, tentu nilainya akan kalah dengan konten yang relevan dan berkualitas. Anda bisa menggunakannya, asal harus alami. Maksudnya, tidak menanamkan backlink sebanyak mungkin karena bisa dinilai spamming oleh search engine. Bangunlah backlink yang natural dan sesuai dengan isi konten.

Spam Komentar

Seringkali ada orang yang asal menebar komentar pada tiap postingan dan isinya tidak relevan dengan artikel terkait. Bahkan, ada pula yang memanfaatkannya untuk mempromosikan blog atau iklan produk online. Tidak ada gunanya melakukan spam komentar. Lebih baik Anda mengemukakan pendapat atas postingan seseorang di blog dengan bijak, tanpa melenceng dari topik.

Anchor Text

Biasanya dalam sebuah artikel terdapat anchor text, yakni teks yang berisi tautan ke halaman lain dan masih dalam satu blog, guna mendukung relevansi isi. Yang harus ditinggalkan dalam penerapan anchor text adalah cara-cara kuno seperti penempatannya tidak sesuai dengan isi paragraf dan berlebihan. Sebab, itu justru bisa menurunkan kualitas artikel dan UX (User Experience).

Pandai-pandailah mencari teknik SEO terbaru di internet. Kalau perlu bertanya pada blogger yang sudah profesional supaya tidak menggunakan cara yang sudah usang dan tidak bekerja di situs Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *