Posted on

Memahami SEO Diibaratkan Sama dengan Sekolah

Memahami SEO Diibaratkan Sama Dengan Sekolah

Dari pengalaman saya memahami SEO, ternyata SEO ini mirip sekali dengan sistem yang ada di sekolah. Seperti yang kita tau, di dalam sekolah pasti ada guru dan murid. Kita ibaratkan sekolah adalah google dan murid adalah website kita, guru sebagai apa ? guru sebagai website yang menyediakan informasi mengenai cara optimasi website. Di dalam sekolah pasti ada peraturan dan beberapa kebijakan yang harus kita patuhi, nah google pun seperti itu.

Di sekolah ada banyak kelas yang dibagi-bagi menjadi beberapa kelas, misalnya sekolah SD, SMP, SMA dari kelas 1 sampai kelas 12, paling pro atau expert yaitu perguruan tinggi, belum lagi peringkat di kelas. Nah, google pun membagi levelnya hampir sama dengan sekolah, ada halaman 1 sampai 10, bahkan lebih, setiap halaman ada peringkat khusus 1 sampai 10. Agar website kita bisa berada di halaman pertama google dan mendapatkan peringkat pertama, tentu ada level yang harus kita lewati terlebih dahulu. Level pada google sama dengan kelas pada sekolah, maka harus kita lewati secara perlahan dan tidak instan.

Bagaimana agar bisa melewati level pada google ?

Awal pertama sekolah pastinya kita harus masuk ke kelas 1 SD terlebih dahulu, google juga hampir sama seperti itu, anggaplah kelas 1 SD sama dengan halaman 12. Website kita masih di halaman 12, karena baru muncul, ranking juga tidak tentu, bisa rank 7 atau 2. Lalu bagaimana supaya bisa dapat ranking ? caranya yaitu rajin belajar, mengerjakan soal latihan, mengerjakan PR, mengikuti peraturan sekolah, dll, sehingga ketika juga akan naik ke kelas selanjutnya. Seperti itulah google menilai website kita, siapa yang rajin membuat artikel, mencari backlink, ataupun optimasi, maka websitenya pasti akan mendapat point, naik peringkat dan menuju ke halaman selanjutnya yang tentunya akan semakin sulit persaingannya.

Sebenarnya ini hanya soal siapa lebih rajin dan mengerjakan tugas lebih mandiri. Jika di sekolah yang kalian lakukan hanya menyontek tugas dari teman, jika ketahuan guru, kalian akan terkena hukuman atau sanksi. Begitu pula dengan google, jika konten website kalian tidak original atau hasil plagiat, persiapkan website kalian yang akan terkena hukuman atau sanksi dari google, misalnya website hilang dari hasil pencarian google. Apa pun hal negatif yang kalian lakukan akan berdampak buruk kepada diri kalian sendiri, bukan begitu ?

Website bisa kita optimasi dengan tools SEO atau pun jasa SEO, ibaratnya sama dengan les atau kursus. Namun, semahal apa pun atau secanggih apa pun yang kita gunakan, kita tau rumus atau teknik terbaik, jika diri kita sendiri hanya diam, tentu semuanya sia-sia.

Belajar dengan murid yang sudah lulus atau lebih dulu naik kelas

Kalian pasti punya teman, kenalan atau orang terdekat yang mungkin sudah lulus atau lebih dulu naik kelas dari kalian ya kan ? Nah, orang yang lebih dulu, pasti sudah tau seluk-beluk peraturan, tata tertib yang harus dipatuhi, bagaimana cara menaklukan guru-guru di sekolah, dll. Cobalah minta sedikit tips, kalau bisa minta banyak tips apa saja yang harus dilakukan untuk bisa menaklukan google.

Kebanyakan murid bingung untuk menaklukan guru di sekolah, karena memang tidak mudah. Namun, sang guru di sekolah tentu sudah tau dan sudah menyiasati supaya murid bisa lebih dekat dengannya. Caranya yaitu memberikan arahan dan tips untuk memahami pelajaran dengan mudah untuk mencapai standar kelulusan. Tentu setiap beberapa waktu sekali akan ada kurikulum yang diupgrade. Hal ini sama halnya dengan google yang memberikan update seputar tips dan trik SEO dan upgrade algoritma supaya website tidak sembarangan memakai teknik untuk optimasi supaya naik peringkat.

Mungkin sebagian dari kalian masih ada yang kurang memahami SEO yang diibaratkan sama dengan sekolah. Intinya kalian ikuti peraturan, tata tertib dan tips yang telah diberikan google, maka kalian akan mudah paham cara optimasi website.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *