Bagi para Mastah-Mastah didalam bidang SEO tentunya apa itu keyword density sudah tidak asing lagi, keyword density ini tidak bisa dipungkiri adalah salah satu optimasi on page SEO.

structure-keyword

sumber gambar : https://pixabay.com

Apa Itu Keyword Density?

Keyword density adalah banyaknya pengulangan kata yang berada didalam artikel yang Anda tulis. Setelah mengetahuinya tentu sekarang yang jadi pertanyaan adalah berapa kali pengulangannya.

Didalam ilmu SEO memang hampir semua adalah pendapat, jadi yang akan disampaikan disini ya berdasarkan pendapat pula  bukan fakata 🙂 . Jadi menurut para pakar SEO untuk kepadatan pengulang katanya adalah 1,5%-3,5%.

Bagaimana Menghitungnya ?

Kalau sudah mendengar kata menghitung, Anda tentu akan dihadapkan dengan rumus matematika yang membosankan :). Berikut ini rumusnya (Keyword Density = jumlah pengulangan keyword/total kata di seluruh halaman x 100) .

Tapi, tunggu dulu Anda tidak perlu membuka kalkulator untuk menghitungnya, ada cara lebih praktis dan dijamin modern serta gratis tentunya. Untuk cara cepat ada beberapa yang bisa Anda Gunakan.

Salah satunya adalah plugin Yoast. Diplugin ini Anda akan diminta memasukkan Focus keypharse  atau keyword yang sedang Anda incar. Ditab Analysis result akan ada keterangan berapa persen kata yang sudah Anda gunakan.

Tidak mau instal plugin? masih ada opsi lainnya jika Anda tidak berminat menggunakan plugin Yoast, silahkan kunjungi https://smallseotools.com/keyword-density-checker/  , silahkan masukkan teks artikel yang Anda buat disana dan lihat hasilnya seperti gambar dibawah ini:

apa itu keyword density

Anda bisa melihat berapa persen densitynya, Jika terlalu banyak atau sedikit Anda bisa menambah ataupun mengurang, tetapi perlu diingat ditool ini hanya dibatasi 2000 character.

Fakta Menurut Google Tentang Apa Itu Keyword Density

Beda kata mastah SEO beda juga kata Google , menurut Google ini hanyalah mitos ! pihak mereka sendiri tidak pernah memberi aturan berapa pengulangan kepadatan kata yang harus ada disuatu artikel, ini disampaikan oleh pihak Google di Event Webmaster Conference bulan November 2019 lalu.

Lalu apa yang harus kita perbuat?

Perlu tidak perlunya pengulangan kata ini tentu kembali ke diri Anda sendiri, pengulangan kata yang terlalu sedikit tentunya tidak akan menegaskan apa yang sedang Anda tulis, begitu juga jika pengulangan kata ini terlalu sering maka tidak enak untuk dibaca oleh pengunjung Anda bukan. Dibalik semua itu tentu Anda harus memikirkan kenyaman pembaca juga, kembali lagi ke User Experience.

Demikian artikel kali ini, semoga dapat membantu Anda yang sedang belajar dibidang SEO.