Salah satu plugin yang sangat populer dikalangan pengguna WordPress adalah Yoast SEO, plugin ini sangat membantu sekali bagi para blogger untuk mengoptimasi website khususnya artikel, maka sangat penting untuk mengetahui apa itu Yoast SEO. Yk simak ulasana dari kami kursus digital marketing jakarta.

Meskipun dikhususkan untuk para pengguna CMS WordPress, tetapi secara default Anda tidak akan mendapatkan Yoast SEO. Anda perlu menambahkan plugin Yoast sendiri.

Plugin Yoast sendiri disediakan secara gratis, meskipun juga tersedia versi premiumnya. Namun fitur free dari plugin ini sudah cukup powerfull digunakan cara yang efektifnya juga kami bahas di kelas Kursus digital marketing jakarta loh.

Bagaimana Cara Menggunakan Yoast SEO?

Yoast tidak sulit untuk digunakan oleh pemula sekalipun, setelah berhasil menginstal dan setting plugin ini saatnya Anda mencoba optimasi artikel.

Setelah menulis artikel hal selanjutnya ialah Anda scroll ke bawah dan perhatikan beberapa hal berikut ini :

1. Focus Keypharase
apa itu yoast seo

Masukkan fokus Keyphrase, ini berisi kata kunci yang ingin Anda incar, misalkan disini Anda ingin membuat artikel yang berjudul “Apa itu Yoast SEO dan Bagaimana Cara Menggunakannya” maka focus Keypharase bisa Anda masukkan “apa itu yoast SEO”.

2. SEO Title, Slug, Meta Description

SEO-Title-Slug-Meta-Description
Isi title mengandung kata kunci yang tadinya telah ditentukan “apa itu yoast SEO”, lalu slug juga diisi dengan focus keyphrase atau kata kunci.

Selanjutnya isi juga meta description dengan kata kuncinya, untuk penempatannya sendiri Yoast menyarankan berada didepan.

3. Jumlah Kata
Untuk jumlah kata, plugin ini menyarankan minimal menggunakan 300 kata.

4. Keyword Density
Untuk berapa jumlah kata kunci yang harus kita masukkan, Anda bisa melihat di Analysis result, jika terlihat dibawah ini bahwa keyphrase terlalu banyak, maka Anda perlu menguranginya.

analysis-result

5. Satu Keyword Di Subjudul
Anda juga perlu membuat 1 subjudul atau subheading yang mengandung kata kunci, bisa gunakan H2.

6. Internal Link
Internal link adalah link atau tautan didalam website. Misalkan Anda membuat link dari artikel satu ke artikel lainnya. Buat tautan ini ke artikel lainnya yang masih berhubungan. Berhubung artikel ini membahas tentang Yoast yang mana bagian dari onpage SEO maka tautan ini akan mengarahkan ke artikel Sistem Kerja SEO On page dan SEO Off page.

7. Outbound Link
Kebalikan dari internal link tadi, Outbound link adalah tautan dari website kita sendiri yang mengarahkan kewebsite lain, misalkan disini OBL akan mengarahkan website wikipedia.org. Cari artikel yang masih berhubungan diweb wikipedia kita contohkan apa itu seo

Jika semua sudah disetting, coba Anda lihat kembali analysis result apalagi yang perlu diperbaiki, jika sudah semua sudah hijau seperti gambar dibawah ini, berarti sudah selesai, Anda tinggal publish.

seo analysis

Yang perlu Anda catat adalah, menggunakan plugin SEO Yoast tidak menjamin akan langsung meningkatkan ranking website Anda pada search engine Google. Plugin ini hanya alat bantu untuk mengoptimalkan website, masih banyak faktor lainnya yang menentukan rangking website.

Mau belajar mengoptimalkan website Anda gabung aja di Kursus Digital Marketing bersama Dumet School.